-->

November 24, 2020

Jual Miras, Kakek Pemilik 'Minimarket Desi' di Kabupaten Merangin Diciduk Aparat

 

YL (68) tahun, baju biru dan berbagai jenis miras yang disita aparat/foto:ist



Tintajambi.id-Merangin, Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, mungkin itulah peribahasa yang cocok untuk menyebut nasib seorang kakek bernisial YL (68) yang berstatus sebagai pemilik toko kelontong ternama di Kabupaten Merangin, tepatnya di Kelurahan Pamenang Kecamatan Pamenang.




Pasalnya, diusia rentanya YL justru harus berurusan dengan aparat berwajib lantaran kedapatan menjual berbagai jenis merk minuman keras (miras) di minimarket yang ia miliki.



Dari toko kakek tersebut, Tim Ops Pekat Polsek Pamenang berhasil mengamankan barang bukti miras merk Prost sebanyak 36 botol,  Asoka 24 botol serta Anggur Merah botol besar dan kecil masing-masing 6 dan 11 botol.



Operasi pekat ini, dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang resah akan maraknya peredaran minuman keras di Kelurahan Pamenang.



Atas perbuatannya, YL terpaksa dibawa ke Mapolsek Pamenang untuk diproses lebih lanjut.



Kapolsek Pamenang Iptu Fatkur Rahman,S.H,M.H turut membenarkan kejadian penangkapan YL tersebut.


Baca juga : Ini Alasan ABG di Jambi Rela Unggah Video Bugilnya ke Situs Dewasa


Baca juga : Korupsi Dana Desa Ratusan Juta, Kepala Desa Keroya Ditahan Pihak Kepolisian


"Benar,  tim kami sudah membawa YL beserta barang bukti berupa 77 botol miras,  selanjutnya akan di proses sesuai hukum yang berlaku" ungkapnya, Selasa (24/11).



Selama ini ketentuan soal peredaran atau perdagangan minuman beralkohol termasuk bir diatur dalam Permendag No. 20/ M-DAG/ PER/4/2014 tentang Pengendalian Dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, Dan Penjualan Minuman Beralkohol. Yang mana telah diubah enam kali terakhir dengan Permendag No 25 tahun 2019. (Hs Sadikin/Hadi)