-->

November 21, 2020

Kepala Desa Mentawak Ulu Di Tuding 'Mainkan' Dana P2DK Dari Pemkab Sarolangun


     Foto Sapi yang dibeli dari Progran P2DK Untuk Desa Mentawak Ulu/Ist


Tintajambi.id-Sarolangun- Pemerintah Kabupaten Sarolangun menggulirkan program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) senilai Rp 200 juta rupiah perdesa.


Program ini bertujuan membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, demi menjaga stabilitas pangan dan ekonomi di Kabupaten Sarolangun ditengah wabah pandemi virus Corona yang tengah melanda.


Namun, menurut informasi dari warga Desa Mentawak Ulu, Kecamatan Air Hitam, program tersebut disinyalir tidak tepat sasaran. Dimana tak hanya oleh perangkat desa, dua anak Kepala Desa juga turut menikmati  program P2DK tersebut.


Selain itu, warga tersebut beranggapan sang Kepala Desa telah melakukan mark up terhadap penggunaan dana tersebut. 


Dimana dirinya menyebut dana P2DK yang dibelanjakan Kepala Desa Mentawak Ulu , Kasiran, untuk membeli 18 ekor sapi seharga 10 juta per ekor dirasa janggal jika dilihat dari ukuran sapi yang beli.


Hal itu, yang kemudian membuat warga yang namanya enggan ditulis ini merasa geram, dan meminta agar Pemerintah Kabupaten Sarolangun segera turun cek langsung ke lapangan.


"Yang nerima sapi itu perangkat desa semua, anak kades juga dapat. Saya mohon kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun agar turun langsung, cek kelapangan apakah program P2DK ini sudah tepat sasaran apa belum," tuturnya, jum'at 20/11/2020.

Penulis : Hs Sadikin