-->

November 25, 2020

Lho, Ternyata Logo Hari Guru Nasional 2020 Bukan Yang Ini?

 

Logo Hari Guru Nasional 2020/Foto : www.Kemdikbud.co.id



Tintajambi.id,Nasional-Momen peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di Indonesia selalu disambut antusias tiap tanggal 25 November.


Tak hanya oleh para guru dan murid tapi juga oleh alumni yang mengingat kesan kala dulu duduk belajar dibangku sekolahan.



Layaknya hari besar nasional, kementrian terkait dalam hal ini Kemendikbud barang tentu sudah jauh hari bersiap dengan segala hal termasuk soal konsep logo resmi yang akan dipakai.



Tetapi, tahukah Saudara kalau Kemendikbud sempat merilis logo resmi 2020 diluar logo yang kini telah ramai digunakan dipelbagai ucapan?


Berikut ulasannya:


1. Sayembara Logo HGN 2020


Menyambut Hari Pahlawan Tanpa Tanda Jasa alias Hari Guru Nasional, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI menggelar sayembara untuk mencari desain logo terbaik.


Panitia sayembara berhasil mengumpulkan bermacam desain logo. Setelah melalui proses seleksi dan penilaian, pemenang diumumkan secara daring di laman Kemendikbud, tanggal (10/11), terpilihlah Andri Setiawan sebagai juaranya.


Logo kemudian dianggap sah menjadi hak milik panitia dan ditetapkan sebagai logo resmi HGN 2020.


Selain Andri dalam pengumuman itu juga disebutkan empat karya logo terbaik milik Teguh Prasongko E, Ardika Agus Dwi Purnama, Asep Wawan Suwandana, dan Ramandhika Septa Yoga.

 

2. Dianggap Plagiat 


Namun, baru beberapa saat diposting beragam tanggapan muncul dari berbagai kalangan.


Mulai dari penggiat medsos, desainer grafis online, pemerhati pendidikan dan para peserta sayembara lain.


Kritik warganet mengerucut dalam satu arus utama kalau logo juara sayembara tersebut hasil plagiat. 


Saking hebohnya konten creator sekaligus desainer logo Rio Purba sampai mengulasnya secara khusus di chanel youtube yang telah di tonton oleh 63 ribu orang hingga sekarang.



Tak ketinggalan para pengkritik juga menyertakan sumber laman asal dimana Andri dituding mencomot logo tersebut.



Link terkait:

https://www.imw3.com.br/concilio/?fbclid=IwAR3_deGRmxzwm4XsaKRgpJYF675Y0tEdNKBIym5hHsFWxm4_kKafV99FtKg.


Jika diamati memang gestur dan warna identik sekali dengan logo sebuah acara Gereja Metodis Wesley di Brasil dalam laman berbahasa Portugis.



Hingga kemudian link pengumuman resmi pemenang itu ditake down oleh pihak Kemendikbud dan tak bisa diakses lagi.


3. Dianulir dan Diumumkan Ulang


Dua hari berselang, pasca dibanjiri kritik dan masukan dari masyarakat akhirnya Kemendikbud menganulir nama Andri Setiawan sebagai juara.


Lantas panitia sampai pada kesimpulan untuk merilis ulang daftar pemenang tepat tanggal 12 November 2020. 


Dan pemenang sayembara logo HGN 2020 terbaru jatuh ketangan Teguh Prasongko E. dari DKI Jakarta. Yang sebelumnya namanya cuma ada dalam jajaran penerima apresiasi karya terbaik.


Hal tersebut sesuai dengan kutipan yang dimuat dalam laman resmi Kemdikbud.co.id


"Kementrian ini mengapresiasi masukan berbagai pihak mengenai sayembara logo Hari Guru Nasional (HGN) 2020"


"Dengan mengedepankan prinsip  transparansi, independensi, akuntabilitas, dan orisinalitas dalam proses penjurian, dengan ini panitia mengumumkan pemenang Sayembara Logo HGN 2020."

"Pemenang Sayembara Logo HGN 2020 adalah Teguh Prasongko E. (DKI Jakarta)" 


Selain itu, masih dari sumber yang sama, Panitia juga menetapkan empat peserta yang mendapatkan Apresiasi dalam Sayembara Logo HGN 2020, meski komposisinya agak berubah.


Sebab karya Ardika Agus Dwi Purnama juga dianggap mengandung unsur plagiarisme.


Berikut nama-nama baru yang mendapat apresiasi:

1. Asep Wawan Suwandana (Jawa Barat)
2. Ramandhika Septa Yoga (Jawa Timur)
3. Reni Nur Safitri (Bengkulu)
4. Syamsul Fajri (Sulawesi Selatan)

Mereka berempat berhak atas apresiasi masing-masing Rp 1 juta. Dan khusus untuk Teguh senilai Rp 10 juta plus 1 unit laptop.


Penguman ini juga mengisyaratkan penggantikan logo resmi dari yang sebelumnya telah dipublish.


4. Makna Logo Resmi HGN 2020


Logo yang kini resmi dipakai memiliki makna sebagai berikut: 


Logo menggambarkan semangat belajar yang tetap menyala di tengah kondisi pandemik saat ini. 


Elemen-elemen desain yang terdiri dari figur pak guru, ibu guru, serta siswa dan siswi yang digambarkan sedang memakai masker, tampak dinamis dan ceria dalam menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).


Pemanfaatan teknologi digambarkan dengan simbol-simbol wi-fi, laptop, telepon selular, serta aplikasi telekonferensi, yang memiliki relevansi kuat dengan kondisi aktual saat ini sebagai alat penunjang kegiatan belajar mengajar.


Sementara bentuk hati, menggambarkan seluruh komponen pendidikan mulai dari guru, murid, hingga orang tua, yang bersinergi menciptakan semangat belajar yang merdeka dan penuh cinta guna memberikan hasil yang terbaik untuk dunia pendidikan di Indonesia.



Berikut logo yang dianulir :



Sumber : Diolah dari berbagai sumber 


Keluarga Besar Tintajambi.id mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional untuk seluruh tenaga pendidik di tanah air


(Hadi)