-->

November 24, 2020

Optimalkan Dana P2DK, Pemdes Teluk Kecimbung Coba Bantu Ekonomi Masyarakat Terdampak Covid



 

Potret sapi-sapi yang dibeli dari anggaran P2DK tengah diturunkan dari truck. Hewan ternak tersebut juga telah selesai dibagikan ke pada warga Teluk Kecimbung yang berhak /Foto: Ist



Tintajambi.id,Sarolangun- Kendati pagebluk Covid-19 telah membuat ekonomi masyarakat Desa Teluk Kecimbung Kecamatan Batin VIII lesu namun Pemerintah Desa setempat tak mau pasrah begitu saja.


Lewat suntikan dana program  Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan ( P2DK) Pemkab Sarolangun, sang Kepala Desa selaku pemegang komando mencoba membagi anggaran kemasyarakat dengan adil dan sesuai petunjuk.



Dana sejumlah Rp 200 juta tersebut lalu  dibelanjakan untuk membeli 14 ekor sapi, modal penanaman padi dan sayuran serta biaya perawatan kebun sawit milik desa yang pekerjanya juga di ambil dari warga masyarakat setempat.



"Dananya kami belikan sapi 14 ekor, sisanya kami belikan bibit sayuran sama padi untuk masyarakat kami yang ingin bertani, terus selanjutnya kami pakai untuk tambahan biaya perawatan kebun sawit desa seluas 4 hektar," Jelas M. Yamin selaku kepala Desa Teluk Kecimbung.



Baca juga : Kepala Desa Mentawak Ulu Di Tuding 'Mainkan' Dana P2DK Dari Pemkab Sarolangun



Sadar anggarannya terbatas, penunjukan penerima bantuan dilakukan dengan cara mengundi nama-nama yang memang sudah didaftar sebelumnya sebagai warga yang berhak.



Dirasa cukup adil, kebijakan itu mendapat respon positif dari masayarakat.


"Kami sangat senang dan puas, karena kami di undi untuk mendapatkan bantuan tersebut. Jadi tidak ditunjuk sebelah pihak saja," sebut Samsir salah seorang penerima yang berhasil diwawancara tim tintajambi, Sabtu (21/11).


Dirinya juga tidak komplain dan menganggap sepadan soal kocek harga yang harus dikeluarkan pihak desa dengan ukuran sapi yang dibeli.


Baca juga : Ini Alasan ABG di Jambi Rela Unggah Video Bugilnya ke Situs Dewasa


Selanjutnya Kepala Desa mengaku lega, ia juga berharap bantuan tersebut dapat setidaknya membantu ekonomi masyarakat dan tak ada yang nggrundel dibelakang.



"Lega rasanya, tak ada ribut-ribut. Kami sangat berterima kasih sekali kepada Pemkab Sarolangun yang telah mengucurkan dana P2DK ini, sehingga besar manfaatnya untuk masyarakat kami" pungkasnya. (Hs Sadikin/Hadi)