-->

December 01, 2020

'Door to door', HMI Serahkan Paket Sembako Ke Warga Terdampak Banjir


Penyerahan bantuan ke salah seorang korban di Desa Rantau Limau Manis,Foto: Ist.



Tintajambi.id,Merangin-Rasa belas kasih ditunjukkan oleh kelompok anak muda yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangko di Kabupaten Merangin Jambi.




Dengan bekal petunjuk dari alumni dan perangkat desa setempat mereka berinisiatif menyalurkan bantuan yang mereka galang dari para dermawan ke warga terdampak banjir di penjuru wilayah Tabir Raya, Senin, (30/11).




Puluhan rumah yang mereka tuju secara door to door diantaranya berada di Desa Rantau Limau Manis Kecamatan Tabir Ilir, Desa Lubuk Napal dan Tanjung Ilir Kecamatan Tabir serta Desa Lubuk Bumbum Kecamatan Margo Tabir.




Menurut Arjun, mereka sengaja membagikan puluhan paket sembako tersebut langsung dari rumah ke rumah agar terbagi tepat sasaran dan tak menimbulkan kegaduhan di desa.



"Karena bantuan ini tidak banyak, maka kami cari yang memang terdampak dan kami anggap sangat butuh, ini juga mengantisipasi penumpukan bantuan di kantor desa yang kami dengar kadang justru memicu konflik" jelas Arjun yang tak lain Ketua HMI Cabang Bangko.





Hal itu di aminkan oleh salah satu perangkat Desa Rantau Limau Manis, "Baguslah kalo sudah dipaketi seperti ini, jadi orang tidak cemburu," ujarnya.




Seorang penerima di Desa Rantau Limau Manis mengucapkan banyak terimakasih, karena selama ini tak tersentuh bantuan meski saat banjir rumahnya hanya tinggal atapnya yang nampak.



Terakhir para pengurus HMI berharap agar bantuan dapat meringankan beban bagi penerimanya.



"Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu meringankan beban warga yang sedang dirundung bencana", tutup Susi kader HMI lain saat dihubungi via telpon seluler.




Sebelumnya, diketahui ratusan rumah terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batang Tabir seminggu lalu.




Bahkan genangan air yang mencapai atap rumah ini bertahan hingga beberapa hari.




Kabar terkini, kondisi banjir sudah surut menyusul debit air sungai Batang Tabir yang mulai normal. 



Jalan poros desa juga sudah dapat dilalui kendaraan kembali. Hanya saja masih menyisakan lumpur di beberapa titik. (Hadi)