-->

January 09, 2021

Bersengketa, Pilkades Antar Waktu Desa Tanjung Lamin Berpeluang Diulang, Camat : Sebetulnya Saya Agak Kecewa Pemilihan Kades PAW Lewat Perwakilan KK

 


Dariyanto, Camat Pamenang Barat



Tintajambi.id,Merangin-Proses Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Desa Tanjung Lamin periode 2021-2022 yang sudah dilalui berpotensi bakal dimusydeskan ulang dan berakhir ke pemungutan ulang.



Hal itu ditarik dari pernyataan Camat Pamenang Barat Dariyanto saat dihubungi media ini, Jumat (8/1).



"Solusi yang ketiga dimusydeskan ulang lagi, diproses dari awal lagi. Itu, cuman itu, dibawak kemanapun dak ketemu dibawak ke Kabupaten juga gak bakalan ketemu. Wong barangnya (kotak suaranya) sudah rusak" ucapnya.



Masih kata Dariyanto, soal hasil musyawarahnya bakal seperti apa itu nanti terserah mereka apakah nanti dilakukan pemilihan ulang atau apa.




Langkah terakhir itu diambil setelah satu dari tiga rekomendasi yang pihak kecamatan tawarkan guna menjawab poin gugatan calon 02 untuk dilakukan perhitungan suara ulang ditolak kedua calon sebab kotak suara telah rusak.



Sementara solusi kedua, atas rusaknya kotak suara saat masih di ruang Penjabat Kades, sebelum dibawa kekantor Camat, pihaknya juga tidak menghalangi jika seandainya kedua pihak mengambil langkah-langkah hukum untuk melapor  juga tak direspon.



Disela-sela itu Camat juga menjelaskan kronologi kalau sebenarnya dari Musyawarah Desa sebelum pencoblosan ia sudah menyarankan agar pelaksanaan mengacu dalam Perda Merangin Nomor 5 Tahun 2016 Pasal 8 dimana Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu harus melalui musyawarah desa atau voting lembaga bukan lewat perwakilan KK.



"Sebetulnya kan gini, saya tukan sebenarnya agak kecewa, kecewanya begini di Perbup dan Perda itu dak ada peraturan pemilihan PAW secara keterwakilan keluraga (KK) itu dak ada, yang ada itu keterwakilan lembaga" ulasnya.



"Disepakati lembaganya nanti siapa-siapa calon nanti musyawarah mufakat ketika tidak ketemu musyawarah mufakat baru dilakukan voting" sambungnya.



Meskipun begitu, akhirnya Camat mengikuti dengan catatan disepakati kedua pihak setelah forum berkeras hingga ia sempat dimaki dan diusir dari forum.



Setelah sekarang kisruh, nampaknya pihak Kecamatan akan melakukan pendampingan dan pemanggilan BPD untuk mendorong dilakukannya musyawarah desa ulang.



"Mudah-mudahan hari Senin, tadi (jumat) sudah saya panggil tapi mereka lambat datang. Mungkn Seninlah mereka saya panggil lagi BPD nya. Mungkin sekali ini akan saya kawal ketat, tegas nian, walaupun dimaki maki saya sudah agak kebal" pungkasnya.




Jika benar nantinya dilakukan pemilihan ulang atau proses pemilihan dari awal maka dipastikan peluang Sofyan Hadi yang awalnya kalah 10 suara kembali terbuka untuk duduk sebagai Kepala Desa. (Hadi)