-->

February 11, 2021

Mata Keluarkan Nanah, Bayi Di Merangin Butuh Uluran Tangan Filantropi

 


Suasana saat PWM berkunjung,Foto:tintajambi.id/edit 


Tintajambi.id--Iba melihat kondisi Muhammad Fahri buah hati pasangan dari Parion dan Rohani yang masih berumur 5 bulan, warga Dusun Petekun, Desa Baru Nalo, Kecamatan Nalo Tantan, Merangin.


Bagaimana tidak, diusianya yang belum genap satu tahun, bayi mungil ini harus berperang melawan penyakit mata yang dideritanya.


Saat media tintajambi.id dan organisasi Persatuan Wartawan Merangin (PWM) berkunjung, Kamis (11/2) Fahri terlihat dipeluk ibunya sampai terlelap tidur setelah cairan dalam matanya kini sudah pecah.


Menurut ayah Fahri, biasanya ia sulit tidur lantaran mungkin menahan sakit akibat kedua bola matanya mengeluarkan nanah sejak tiga bulan terakhir.


Penyakit yang didiagnosa sementara oleh dokter infeksi itu, mulai tampak saat baduta itu mengalami gejala tidak bisa memejamkan mata atau maaf matanya terus melotot hingga nyaris keluar dari pelupuk.


Hari berganti hari, perlahan mulai terlihat membengkak dan mengeluarkan nanah.


Tak jarang, sang ibu, Rohani, membersihkan nanah tersebut menggunakan kain basah atau tisu bayi.


"Kayak ada nanah gitu, kemudian kita bawa ke rumah Sakit Raudah Bangko, kemudian Rumah sakit Umum Bangko. Tidak ada perkembangan, Sampai kita bawa Rumah sakit di Padang. Sampai sekarang penyakitnya dokter belum bisa memastikan. Kata dokter infeksi,"ungkap Rohani Kamis (11/02).


Berbagai upaya pengobatan telah dilakukan kedua pasutri tersebut untuk anak keduanya tersebut, namun kini mereka mengaku hanya bisa pasrah lantaran terkendala biaya pengobatan untuk bayi kesayangannya.


"Sekarang pakai obat Kampung la ( obat Tradisional, red). Belum tau mau berobat, biaya juga belum ada,"Sebut Parion.


Berita terkait:Bupati Merangin Al Haris Akan Fasilitasi Fahri Berobat Ke Dokter Spesialis Mata


Dirinya kini berharap, uluran tangan dari para dermawan untuk meringankan beban pengobatan putranya itu dengan langsung menghubungi nomor pribadinya di 082384050804.


Saat ini, bayi tersebut sementara dibawa kedua orang tuanya ke tempat keluarganya yang berada di Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas untuk memudahkan menjangkau akses ke fasilitas kesehatan.


Sebab rumahnya di Dusun Petekun untuk sekedar mencapai Puskesmas Pembantu didesanya saja harus menempuh jarak lebih dari 10 Km.


"Karena dari desa kami itu jauh untuk berobat. Jadi disini dekat. Jadi untuk mengantisipasi jika hal buruk terjadi bisa lebih dekat akses kerumah Sakit,"pungkasnya.


Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Merangin (PWM) Andy, sangat mengharapkan bantuan dari berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian kita kepada sesama.


"Kasian melihat Fahri. Kedua orang tuanya juga tergolong keluarga tidak mampu. Meski kini baru selesai mengurus BPJS tapi sekarang  jelas orang tuanya tak bisa cati nafkah karena fokus mengurus Fahri". Katanya.


Selanjutnya pihaknya juga akan berupaya menggalang dana dan membantu ayah Fahri untuk mengurus buku rekening ke Bank untuk memudahkan para filantropi berdonasi.


"Kita akan bantu sedapat mungkin", Pungkas Andy. (Hadi)