-->

February 01, 2021

Pahit, Mobil Dicuri Oknum Polisi, Korban Malah Jadi Tersangka

 


Illustrasi, Sumber Foto: mobil123.com


Tintajambi.id - Apes sekali nasib Riki Mendri (32) warga BTN Kota Mandiri Desa Sungai Ulak Kecamatan Nalo Tantan Kabupaten Merangin.


Sebagai korban pencurian mobil pada Minggu, (24/1/2021) yang dilakukan oleh oknum Polres Sarolangun bernisial SH (40), kini Riki harus menelan pil pahit karena harus turut menjadi pesakitan atas kasus yang menderanya.


Pasalnya, sekarang ia ditahan lantaran disangka turut serta sebagai penadah dalam kasus yang melibatkan polisi berpangkat Bripka tersebut.


Riki ditetapkan tersangka setelah diperiksa di Mapolres Merangin oleh anggota Polsek Pasir Penyu, Polres Indragiri Hulu, Riau pada Kamis (28/1/2021).



Sehari setelah diperiksa di Merangin, Jum'at (29/1/2021) siang, Riki langsung ditahan dan dibawa menuju Polsek Pasir Penyu guna menyelesaikan kasusnya.


Pihak keluarga membantah jika Riki sebagai penadah mobil bodong, sebab ia tidak tahu jika mobil yang dibelinya tersebut hasil dari tindak kejahatan.


Selaku pihak pembeli ia dijanjikan jika mobil tersebut dilunasi maka BPKB akan diserahkan menyusul.


"Saya tidak tahu, saya tanya Riki dia juga tidak tahu kalau ini mobil bodong, karena saya cuma transfer uang via rekening 35 juta, 1 juta DP dan 4 juta cash dikasih ke SH, dia bilang BPKB akan diberikan setelah lunas," ujarnya.


Sementara itu, Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP. Firdon Marpaung, SH saat dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan kejadian ini dan korban Riki saat ini ditetapkan tersangka.


"Iya benar," ujarnya kepada awak media, Senin (1/2/2021).


Ramai diberikan sebelumnya, mobil Pick Up L300 milik Riki Warga Sungai Ulak yang terpakir di rumah di gondol maling pada Minggu (24/1) dini hari.


Setelah pelaku tertangkap ketahuan bahwa pelaku merupakan seorang oknum polisi aktif berpangkat Bripka di Polres Sarolangun.


Usut punya usut, ternyata mobil yang dicuri  adalah mobil yang sebelumnya dibeli oleh korban dari tangan pelaku. (Hadi).