-->

July 08, 2021

Kadus Desa Keroya yang 'Bermasalah' Juga Tak Luput dari Perhatian, Camat Pamenang: Jika Terbukti Salah Akan Kami Tindak

Ilustrasi / gambar: Lampungpost


Tintajambi.id-MERANGIN,  Camat Pamenang Kabupaten Merangin, Habazoh nampaknya akan serius dalam menangani kasus Kepala Dusun (Kadus) yang diduga tak memenuhi syarat namun terlanjur dilantik dalam wilayah kerjanya.


Pasalnya dalam waktu dekat ini ia dan jajaran bakal menyambangi Desa Keroya, satu dari dua desa yang disinyalir telah mengangkat kadus diluar ketentuan syarat selain Desa Jelatang.


Hal itu dimaksudkan guna melakukan pembinaan terhadap dua orang Kadus Desa Keroya berinisial R dan S yang dikabarkan telah berumur diatas batas maksimal ketentuan Permendagri 83 tahun 2015 pasal 2 ayat 2 huruf b.


Saat diangkat keduanya dikabarkan telah berumur masing-masing 60 dan 52 tahun. Khusus untuk S ia sendiri yang mengakui meski ijazahnya SMu namun usianya memang sudah diatas setengah abad saat ditawari menjabat oleh sang Kepala Desa, Ismail.


Selain umur telah lewat, keduanya juga di angkat oleh Kades yang kini tengah menjalani proses hukum akibat terjerat kasus korupsi dana desa tanpa rekomendasi dari pihak kecamatan.


Rencananya jika terbukti benar bersalah, Camat Pamenang  Habazoh berjanji akan segera melakukan tindakan lebih lanjut.


"Tanggal 12 bulan ini kami akan turun langsung ke desa keroya, jika SK mereka 2020 sampai 2021, itu pasti tidak memiliki rekomendasi dari kami. Jika benar umur mereka tidak memenuhi syarat, nanti akan kami beri tindakan" Ungkap Habazoh pada Selasa(06/07/2021) via telepon kepada media ini.


"Kami juga akan memberikan Bimbingan dan pengawasan (Binwas) terhadap kadus tersebut" imbuhnya.


Untuk diketahui persyaratan umum yang mengatur tentang syarat menjadi perangkat desa yakni pertama pendidikan paling rendah SMU sederajat, kedua umur 20-42 tahun, ketiga penduduk asli desa setempat dan ke empat harus memenuhi syarat administrasi. (Hs sadikin)